Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Ternyata Inilah 10 Alasan Alumni Rohis jadi Menantu Idaman para Mertua

Di umurku yang sudah menginjak 27 Tahun ini aku bersyukur sudah menikah. Itu yang pertama.

Aku pun bersyukur bahwa jodohku itu ternyata aktivis Rohis juga. Nah ini yang kedua dan paling kusuka. Jadi kalau ngobrol nyambung banget. Kalau pulang kantor gak melulu harus ngobrolin kesibukan di kantor kaan… bisa juga ngobrolin serunya aktivitas dakwah sekolah. Ngobrolin lugu dan cerianya adik-adik binaan SMP dan SMA. Jadi selalu berasa muda hehehe…

Dipikir-pikir, enak juga ya menikahi aktivis Rohis. Meskipun kamu bukan aktivis Rohis, tapi pertimbangkanlah untuk mencari jodoh yang sewaktu SMP atau SMA nya sangat aktif di mesjid sekolah. Karena mereka itu punya banyak kelebihan dibanding yang gak pernah aktif di kepengurusan Rohis. Kelebihan-kelebihannya itu adalah sebagai berikut :

1. Sudah sholeh sejak kecil

Sejak SMA sudah terbiasa shalat tepat waktu, tilawah 1 juz sehari, sesekali shalat dhuha, panitia idul Qurban dan pesantren, wah… apalagi kalau sudah usia nikah? Bisa-bisa hafalannya sudah beberapa juz, binaannya banyak dan berkualitas, Qiyamul lail nya jarang terlewat. Ini karakter imam rumah tangga banget. Orang tua mu pasti suka menantunya adalah insan yang taat beragama.

2. Mencintaimu karena Allah

Kalau lelaki cinta istrinya karena cantik, maka cantik dan rasa cinta itu akan pudar seiring berkurangnya usia. Begitupun karena harta atau tahta karena keduanya hanyalah titipan Allah. Bisa diambil-Nya kapanpun Dia suka.

Tapi beda sekali kalau cintanya karena Allah, karena imannya yang berbicara, bukan hawa nafsunya. Semakin tua, cinta yang lahir dari rahim keimanan akan semakin membara. Pendampingmu akan berdoa semoga kelak dipertemukan kembali denganmu di surga-Nya. Amin..

3. Macho dengan berjenggot

Biasanya anak Rohis itu gemar memelihara jenggot. Kenapa? Karena berjenggot itu  sunnah Nabi! Haditsnya ada nih :

Dari Ibnu Umar r.a., Rosul -shollallohu alaihi wasallam- pernah bersabda: Selisihilah kaum musyrikin, biarkanlah jenggot kalian panjang, dan potong tipislah kumis kalian! (HR. Bukhori: 5892)

Tapi gak hanya itu. Secara estetika lelaki berjenggot itu terlihat macho dibanding yang mulus-mulus aja. Buktinya lihat deh kutipan dari Banghen ini. Kelihatan banget kan kalo berjenggot itu macho hehe. Bernilai ibadah lagi!

Lihat perbandingan wajah pria ini. Dari kiri ke kanan: berjenggot, berkumis, plontos tanpa kumis dan jenggot. Mana yang lebih ganteng?

jenggot gagah

4. Punya didikan yang baik dari orangtuanya (baca: calon mertuamu)

Ini yang paling disuka oleh calon mertua (camer) manapun di Indonesia. Punya besan dari keluarga baik-baik. Sehingga tidak membawa aib ke keluarga mereka.

Memang gak jaminan bahwa anak Rohis berasal dari keluarga berada. Namun keshalehan yang mereka miliki telah jadi jaminan bahwa orang tua dan keluarga besar mereka adalah keluarga yang memegang nilai-nilai agama yang baik.

Rata-rata camer yang baik tidak saklek melihat latar belakang ekonomi dari calon menantunya, melainkan seberapa siap dia mengayuh biduk rumah tangga bersama anaknya. Hal itu bisa dilihat seberapa sholeh anak tersebut.

5. Jauh dari KDRT

KDRT mah jauuh… Anak rohis tuh seneng banget mengadu ke Rabbnya. Dalam setiap untaian doa dia selalu berkata "Ya Allah.. berikanlah aku kekuatan.. ampunilah dosaku.. terimalah amal ibadahku.. dan limpahkan anugrahmu yang tak pernah putus kepadaku, istriku dan keluargaku.."

Kalau sudah cinta Allah begini, maka dada akan terasa lapang.. kesalahan pasangan tidak akan ditanggapi secara serius.. dan senantiasa mengedepankan hikmah di atas amarah murka. Semua manusia ada lemahnya betul? Pasanganmu juga akan memaklumi setiap kesalahan dan berupaya bersama agar tidak terulang kembali.

Jadi gak perlu pake kekerasan kalau ternyata kita bisa menyerahkan segala permasalahan hidup kita kepada Yang Maha Kuat dan Perkasa.

6. Membenci riba

Gak pengen kan rumahmu digruduk debt collector gara-gara tagihan kredit yang tak kunjung dibayar.. Anak rohis udah tahu sejak SMA bahwa yang namanya riba itu haram. Daripada punya barang mahal tapi hasil riba lebih baik hidup sederhana tetapi berkah dan bahagia.

7. Gak gila harta

Jarang saya lihat anak Rohis suka pamer gadget mahal. Yang ada juga mereka suka pamer hafalan qur'an yang bikin iri anak Rohis lainnya. Ya, sebab bagi mereka ridho Allah lah tujuan utama. Harta hanya titipan. Buat apa gila harta kalau ternyata hanya akan membuat pemilik harta diperbudak hartanya sendiri?

Lagian anak Rohis udah biasa mengadakan kegiatan dakwah/keislaman modal dari kantong sendiri. Kan suka ada tuh infak rutin mingguan anggota Rohis. Dari sanalah Rohis bisa terdanai berbagai kegiatannya.

Beda banget sama bazaar musik yang diadain siswa liberal dengan mengemis sponsor dari Rokok atau Bank Konvensional.

8. Terbiasa menyayangi dan mendidik anak

Secara gak nyadar, anak Rohis sebenarnya sedang mengasah kemampuannya mendidik anak saat mengisi halaqah pekanan.

Anak rohis belajar menyayangi adik mentor, menasehati dengan penuh cinta dan rasa sabar, tidak menuntut perubahan banyak dan drastis dari adik mentor, dan selalu memotivasi pabila adik mentor sedang down dirudung masalah pribadi.

Kebiasaan-kebiasaan kayak gina yang bikin Anak Rohis lebih terampil dalam berkomunikasi dengan anaknya kelak.

Anak Rohis biasanya sudah kebayang bahwa pendidikan agama harus diajarkan sedini mungkin. Sejak anak diadzankan sampai di dewasa kelak. Keren. Orientasinya udah akhirat.

9. Visinya jauh dan tinggi

Konon seorang akhwat tidak memerdulikan masa lalu dan mencari suami yang memiliki visi dan mimpi yang jauh ke depan. Berbeda dengan ikhwan yang lebih mencari akhwat dengan masa lalu baik agar dapat ia bawa searah, sesuai dengan visi misi besarnya.

Keduanya akan kamu dapatkan di diri anak Rohis. Seorang ikhwan Rohis sudah terbiasa melaksanakan program kerja, rapat dan berorganisasi selepas aktivitas sekolahnya sehingga kelak saat dia besar sudah ada mimpi yang besar saat akan membangun rumah tangganya. Akhwat Rohis di sisi lain, sudah menjaga kehormatan, kesucian dan  harga diri dengan membatasi pergaulan dengan lawan jenis, tidak bersentuhan dengan yang bukan mahram, apalagi foto selfie berduaan.

Keduanya kalau bertemu kembali di atas pelaminan akan menjadi pasangan yang cocok insya Allah dunia akhirat..

10. Gak perlu takut CLBK (Cinta Lama Bersemi Kembali).

Sengaja ditaro paling akhir. Karena inilah yang saya rasa paling konkrit dari memiliki pasangan hidup anak Rohis. Gak perlu takut suami/istri balikan atau mengingat-ingat mantan pacarnya, karena Anak Rohis gak pernah pacaran! 😀

Seisi masa lajangnya, anak Rohis lebih disibukkan mendekatkan diri kepada Allah. Kalau kamu investigasi status facebooknya, tweet-tweetnya maka yang akan kamu temui adalah kalimat-kalimat teduh khas hamba Allah. Bukan kalimat-kalimat galau khas anak Alay. Yeps, thats right!

Mana Yang Cocok?

Menurutmu poin mana yang paling cocok dengan Rohis di sekitarmu? Kenapa?

Related Posts

Leave a reply