Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Sekulerisme: Penghambat Dakwah Di Negeri Mayoritas Muslim by: @Tausiyahku

Pertentangan abadi antara Islam & sekulerisme dimulai ketika sekuler ingin mempersempit agama. Padahal, Islam itu luas, universal & melingkupi tiap sendi kehidupan manusia.

Sekulerisme: Penghambat Dakwah Di Negeri Mayoritas Muslim by: @Tausiyahku
  1. Ikhwati fillah, hari ini mari kita bahas hal2 mendasar ttg sekularisme. Ini kuliah #Sekuler101 🙂
  2. Salah satu penghambat dakwah di negeri yang mayoritasnya Muslim ini adalah sekulerisme. #Sekuler101
  3. Ketika seseorang mengucap syahadatain, pd hakikatnya ia tengah mengucap sumpah setia. #Sekuler101
  4. Menjadikan Allah SWT sbg satu2nya Illah berarti menjadikan-Nya sebagai prioritas hidup kita dalam segala aspeknya. #Sekuler101
  5. Islam yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW itu sendiri meliputi segala aspek. Bukan ibadah mahdhah saja. #Sekuler101
  6. Dan mengikuti Nabi Muhammad saw juga merupakan konsekuensi dari syahadatain, bukan? 🙂 #Sekuler101
  7. Islam mmg agama yang unik. Dari cara berdo’a, menghitung zakat, sampai bersuci dari najis pun diajarkan. #Sekuler101
  8. Masuk rumah dgn kaki kanan, bertemu org sunnahnya berjabat tangan dsb, itu jg diajarkan dlm islam. #Sekuler101
  9. Mempelajari alam dgn sains, itu salah satu sarana mengenal Allah SWT. Cek QS, 3:190-191 deh. #Sekuler101
  10. Di sinilah pertentangan abadi antara islam dan sekularisme. Islam agama yg luas, tapi sekularisme mempersempit agama. #Sekuler101
  11. Org sekuler bukannya tdk beragama, tapi mereka percaya bahwa agama tempatnya di ruang privat, bukan ruang publik. #Sekuler101
  12. Negeri sekuler yg menjunjung tinggi kebebasan seringkali menodai kebebasan itu sendiri. #Sekuler101
  13. Org sekuler tidak suka melihat Muslimah berhijab, misalnya. Krna hijab dianggap simbol agama di ruang publik. #Sekuler101
  14. Mereka juga sangat anti dengan istilah ‘ekonomi syariah’. Ekonomi kok pakai syariat? Buat mereka ekomoni bukan domain agama. #Sekuler101
  15. Pada akhirnya, di negeri-negeri sekuler, agama memang ‘dibonsai’. Hanya untuk di rumah ibadah atau di rumah sendiri. #Sekuler101
  16. Shalat boleh, tapi untuk shalat sejenak saja tidak diberi waktu. Itulah kerancuan ‘toleransi’ ala sekuler. #Sekuler101
  17. Kerancuan lain terlihat ketika orang sekuler mengaku ‘menjunjung tinggi agama-agama’. #Sekuler101
  18. Alasan mereka, agama terlalu tinggi utk urusan duniawi seperti sains, politik, ekonomi dll. Agama harus di tempat yg ‘suci’. #Sekuler101
  19. Dalam perspektif Islam, kalimat ini jelas ambigu, bahkan tidak logis. #Sekuler101
  20. Sebab, jika agama itu suci, maka sewajarnya manusia mensucikan diri dengannya, bukan malah menjauhinya. #Sekuler101
  21. Selain itu, umat beragama percaya bahwa apa yang diperbuatnya di dunia akan berimplikasi pada nasibnya di akhirat. #Sekuler101
  22. Oleh karena itu, ‘memisahkan’ urusan duniawi dan ukhrawi tak pernah ada dalam tradisi Islam. #Sekuler101
  23. Kapan pun dan dimana pun, Islam selalu berbenturan dengan sekularisme. #Sekuler101
  24. Di dunia maya, ketika aktivitas dakwah bersemi di media sosial, kaum sekulerlah yang duluan gerah. #Sekuler101
  25. Jangan heran jika komunitas2 dakwah dgn berbagai coraknya selalu mendapat serangan, bahkan caci maki dari kaum sekuler. #Sekuler101
  26. Sekularisme mengajarkan kita berpikir ambigu dan dikotomis, sedangkan agama membawa hidup kita pada harmoni. #Sekuler101
  27. Mengambil bagian dari dunia dan mengejar kemuliaan di akhirat, itulah kesibukan seorang Muslim. #Sekuler101
  28. Islam tidak bermasalah dengan sains, tidak pula menghambat kemajuan jaman. #Sekuler101
  29. Kalau begitu, apa gunanya menjadi sekuler? 🙂 #Sekuler101
  30. Tweet tentang #Sekuler101 dipersembahkan oleh @KomunitasACI Komunitas Dakwah sosial media terbesar. Silahkan follow. Semoga bermanfaat

 

 | KOPDAR PERDANA |@tausiyahku | KOPDAR PERDANA |@tausiyahku
BUKU TERBARU ^^MUHASABAH CINTA^^ || Love Your Prophet Stay in my Heart || Yuk order ke 08991602630

courtesy of @vampiremuslimah

Related Posts