Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Sebelum ada Islam Nusantara, Islam Tidak Berperadaban?

Sebuah pernyataan kontroversial disampaikan ketua umum PBNU KH Said Aqil Siroj berkaitan Islam Nusantara yang “lahir” menjadi Islam yang berperadaban. Berarti sebelumnya Islam tidak berperadaban?

Sebelumnya, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj menyatakan Islam Nusantara yang jadi tema besar Muktamar NU ke-33 bukan aliran baru tapi tipologi karena Islam Nusantara jad ciri khas masyarakat Nusantara.

Islam Nusantara bukan aliran baru. Islam Nusantara adalah Islam yang melebur dengan budaya, adat istiadat, tradisi, kearifan yang tidak melanggar batas sarak. Lahirlah Islam yang berperadaban, Islam yang santun, bernurani, mencintai dan membela tanah air lahir bathin, inilah Islam Ahlussunah Waljamaah,” tegasnya.

Sumber: http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=318178

Yang ingin saya kritisi hanyalah bagian yang saya tebali saja. Sudah ketangkep korelasinya?

Islam Sudah Sempurna

Pertama kali saya tahu bahwa Islam itu sudah sempurna adalah dari buku Agama kelas 2 SMA silam. Waktu itu saya ditugasi guru agama menghafal surat Al-Maidah ayat 3 :

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu ni’mat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu” (QS Al-Maaidah: [5] : 3)

Dalam pembahasannya sudah ditegaskan bahwa risalah Islam yang dibawa Nabi Muhammad sudah sempurna. Tidak ada yang perlu ditambahi yang menjadikannya lebih sempurna. Islam yang dibawa dan dipraktekkan Nabi Muhammad dahulu adalah Islam yang sama dengan Islam yang kita praktekkan selama ini. Tidak ada yang kurang atau dilebihkan.

Dengan Islam Nusantara lahirlah Islam yang berperadaban, Islam yang santun, bernurani, mencintai dan membela tanah air?

Frase ini jelas mengatakan bahwa sebelum ada Islam Nusantara, Islam yang diajarkan Nabi Muhammad adalah Islam yang TIDAK berperadaban, TIDAK santun, TIDAK bernurani, TIDAK mencintai dan membela tanah air. Na’udzubillah mindzalik…

Apakah frase ini ingin menentang firman Allah di surat al-Maidah ayat 3 di atas? Na’udzubillah mindzalik…

Sejarah sudah membuktikan.. justru Islamlah yang mengakhiri peradaban jahiliyyah di Arab. Islam yang mengajarkan thaharah (bersuci) pada masyarakat eropa. Islam yang mengenalkan penggunaan sabun dan bersiwak. Islam yang membawa manusia pada peradaban ilmu pengetahuan. Islam yang menghapus perhambaan kepada dukun, pohon tua, patung, bahkan roti!

Islam yang merubah Umar menjadi pribadi yang bernurani. Islam yang menutup aurat wanita telanjang. Islam yang mengharamkan riba. Islam yang mengharamkan judi. Islam yang mengharamkan prostitusi.

Bahkan Islamlah yang menjadi cikal bakal lahirnya kerajaan Islam dan masyarakat Islam di Indonesia saat ini.

Jauh sebelum ide Islam Nusantara ada, Islam sudah berjaya di benua afrika, asia dan eropa. Islam adalah perdaban yang paling lama bertahan di muka bumi ini 14 abad lamanya dan masih orisinal, sama dengan semenjak pertama kali Islam disyiarkan.

Jadi Apa yang Ingin Diwujudkan oleh Islam Nusantara?

Jadi apa maunya Islam Nusantara ini? Kalau dia bukan aliran baru mengapa berambisi melahirkan islam yang baru?