Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Rohis, Pencegah Liberalisasi Khalayak Muda

Ini adalah tulisan tamu dari Ilham Fajar Septian (Alumni Rohis SMP di Bandung yang kembali ke SMP untuk membina adik-adik Rohis).

Komunisme di Indonesia memang sudah mati. Namun itu bukan berarti Indonesia terbebas dari paham-paham yang bertentangan dengan Islam dan Pancasila. Sejak reformasi 1998, Liberalisme mulai muncul terang-terangan. Mereka yang menginginkan kebebasan secara utuh ini sudah memasuki berbagai macam kalangan termasuk remaja. Rohis sebagai organisasi Islam berbasis massa remaja, dengan segenap tenaga, terus berusaha mencegah dan melawan paham kurang moral ini.

Dalam kehidupan yang sudah semakin kompleks ini, walaupun belum seefektif pesantren, rohis dengan segala kekurangannya sudah berupaya memberikan pembelajaran mengenai ilmu agama lebih dalam  yang mungkin belum tersampaikan oleh pihak sekolah karena kurangnya waktu dalam kegiatan belajar mengajar. Dengan ini, diharapkan liberalisme atau kehidupan bebas di kalangan remaja dapat berkurang sedikit demi sedikit.

Tidak hanya pembelajaran agama, dalam rangka mengurangi waktu lengang para remaja yang dapat diisi oleh hal-hal buruk, rohis pun mengadakan kegiatan-kegiatan menyenangkan mulai dari olahraga seperti futsal, kemah, bahkan hingga pelatihan menjadi pengusaha ulung, yang tentu diselipi dengan berbagai nilai pembelajaran agama pula.

Rohis bukan tanpa celah, beberapa kali organisasi ini dimasuki pendukung liberalisme yang hasilnya membuat remaja mulai menyimpang dari agama Islam semula. Bahkan, beberapa remaja pun akhirnya bersifat radikal dan pergi meninggalkan orang tua hanya karena suruhan mentor yang telah menyimpang itu. Berbagai kejadian ini memang harus dievaluasi dan tentu tidak boleh terulang lagi. Perlu pertolongan dari rohis-rohis lain yang masih dalam keadaan baik agar rohis yang sudah terinfeksi “virus” liberal dapat dinetralisir dan kembali melanjutkan langkah dakwahnya. Begitu pula dengan pihak sekolah harus melakukan hal yang sama.

Rohis memang tidak sempurna. Tetapi, dengan segala ikhtiar yang telah dilakukannya, rohis dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif penyelamat generasi penerus bangsa dari kebobrokan moral paham hidup bebas asal Barat yang selama ini tidak pernah bisa diselaraskan dengan kebudayaan bangsa Timur, termasuk Indonesia.

Leave a reply