Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Pencegahan Terorisme Dengan Ikut Rohis

Bagikan, insya Allah jadi amal kebaikan

” Peran Generasi muda Dalam Pencegahan Terorisme “

Teroris selalu diidentikkan dengan sosok orang yang agamis ( Orang yang paham agama), Image ini seakan telah tertanam pada otak masyarakat indonesia khususnya. Bahkan akibat sudut pandang ini pula telah di kenal dengan yang namanya “Islamipobia”. Ntah sejak kapan kata islamipobia ini meyebar ke masyarakat, namun karena hal ini sekarang orang-orang menjadi pada takut pada islam bahkan orang islam itu sendiri. Semua orang akan lebih sensitif jika melihat seseorang menggunakan jilbab besar menggunakan cadar atau jika melihat orang berjenggot dan menggunakan celanan di atas lutut, padaha ini adalah salah satu bentuk ketaatan mereka terhadap agamanya.

Nah sekarang mari kita install ulang pemikiran kita dalam memahami teroris ini dan cara pencegahannya. Teroris yang mengatakan gerakannya atas nama agama dan “Jihad” biasanya adalah orang yang mencoba memahami agama namun tidak paham cara memahami agama itu sendiri. Hal ini biasanya karena mereka para calon terorir belajar agama di tempat yang salah ataupun belajar agama tanpa ada yang menuntun. hal ini lah yang membuat mereka salah dalam memahami ayat-ayat Al Qur’an dan hadist-hadist nabi, terutama saat membahas tentang yang namanya Jihad.

Nah jadi dari hal itulah kita jangan lagi mempresepsikan orang-orang yang becadar atau yang berjenggot itu teroris. Mereka berjenggot dan berjilbab besar adalah bentuk dari rasah patuh mereka terhadap agmanya. Lalu bagaimana sih cara kita menceggahnya ?

Pencegahan teroris sendiri sebenarnya cukup mudah kalo kita tau permasalahannya. Seperti yang saya jelaskan di beberapa paragraf sebelumnya, jika teroris yang beralasan “jihad” biasanya muncul karena kegagalan mereka memahami agama. nah jadi jika kita ingin menceggahnya, maka kita harus melakukan hal sebaliknya yaitu  dengan cara memahami islam dengan baik.

Memahami islam memang bisa di lakukan secara mandiri jika yang kita pelajari masih bersifat pandangan-pandangan islam umum, namun jika telah membahas ajaran islam yang lebih dalam sebaiknya harus di bimbing oleh orang yang telah benar-benar paham. Dan untuk para pelajar dapat menggikuti yang namanya Rohis, Rohis atau rohani islam sendiri biasanya berbentuk kegiatan ekstrakulikuler pada kebanyakan sekolah.

Di rohis biasanya kita akan di ajarkan tentang ilmu-ilmu islam dengan metode yang berbeda dengan mata pelajaran agam islam di sekolah. Dan lebih enaknyanya lagi di rohis biasnya telah memiliki tinggkatan pembelajaran yang telah terukur dalam mempelajari islam agar pelajar benar-benar paham. Di rohis biasanya mereka di bentuk dalam 1 kelompok yang berisikan 5-10 orang dengan 1 pementor atau 1 guru. Bedanya pementor dan guru di pelajaran agamanya yaitu pementor benar-benar menyatu pada para pejar sehingga peran pementor bukan hanya sekadar memberikan ilmu agama saja namun juga sebagai kakak yang selalu membimbing adik-adiknya.

Nah jadi apa lagi ? Bagi teman-teman yang mau ikut mencegah terorisme bisa mengajak adiknya atau diri kalian sendiri untuk bergabung di ROHIS agar tidak ada yang bisa mempengaruhi pemikiran mereka. Sehingga kita menjadi genarasi muda indonesia yang agamais namun tetap nasionalis. http://nandarusmana.damai.id