Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Jangan Jadi Anak Rohis Nyebelin!

Ada kalanya satu masa dalam hidup kita bertemu dengan orang-orang yang nyebelin.. Ini ceritanya curhat mode: on. Jadi saya ingin berbagi kalau di Rohis ada juga ikhwan ataw akhwat yang suka bikin urat tegang dan pori-pori melebar. Untungnya sih gak bikin saya sampe jerawatan karena tindakan mereka yang suka menyebalkan.

1. Semangat Ber-IDE tapi Ogah Jadi Panitia

Seringkali setiap rapat ada satu atau dua orang yang dengan semangat membara mengusulkan ide cemerlang namun saat ditanya siapa aja yang mau jadi panitia, dia malah gak ngacung.

Anak rohis begini suka bikin kesel ketua rapat. Jadi maunya apa? Kalau idenya ditolak marah, idenya diterima gak mau jadi panitia. Jadi maunya apa?

2. Tidak Ikut Rapat tapi Protes dengan Keputusan Rapat.

Undangan rapat sudah disebar jauh-jauh hari. Jika tidak bisa hadir bisa meminta izin dan menyampaikan aspirasi ke teman yang hadir. Namun alangkah keselnya kalau tatkala hasil rapat sudah diputuskan anggota rohis yang gak ikut rapat malah protes marah-marah gak setuju.

Jangan gitulah… kalau merasa berkepentingan dengan rapat maka hadirilah.. tapi kalau berhalangan maka ikhlaskan dengan segala keputusan yang diambil. Begitulah Islam mengajarkan kita bermusyawarah.

3. Tidak Ikut Rapat tanpa Berita

Bayangkan, kita sudah menyiapkan persiapan rapat jauh-jauh hari. Sebagian anggota meluangkan waktu untuk rapat. Keputusan yang diambil amatlah penting. Namun peserta rapat yang hadir tidak memenuhi kuorum. Kami hanya bisa istighfar. Keputusan tidak bisa diambil tanpa peserta rapat yang cukup, rapat pun jadi sia-sia. Meski peserta yang ikhlas menghadiri rapat tetap meraih pahala, namun pekerjaan dakwah menjadi terhambat. Kezzell…

4. Datang Terlambat Pulang Lebih Awal

Ada juga penyakit kronis yang suka menghinggapi anak Rohis, yaitu datang terlambat lalu pulang lebih awal.

Sebenarnya kalau terjadi hanya sekali sih kami bisa memaklumi, tapi kalau kejadiannya berulang-ulang kan menimbulkan curigation. Jadi rapat Rohis itu dia anggap apa ya?

5. Bikin Acara yang Bentrok dengan Program Kerja Rohis.

Umumnya Rohis sudah mengagendakan program kerjanya sebulan ke depan. Ahsannya proker ini sudah diketahui semua anggota Rohis dan siap mendukungnya.

Biasanya suka kesel kalau tiba-tiba ada acara dadakan yang ‘merebut’ susunan kepanitiaan awal. Misalnya kajian dadakan bersama ustad dan lainnya. Jadinya kegiatan Rohis kan menjadi pincang.

6. Ngajak Debat dan Menjelek-jelekkan Harakah Lain

Ada kalanya di dalam sebuah Rohis diisi dengan beberapa pemikiran atau harokah. Nah, seringkali sebuah harakah suka menjelek-jelekkan harakah yang lain. Kondisi begini suka bikin kesel anggota Rohis yang masib ammah–gak ngerti apa-apa.

Kalau mau diskusi antar harakah sih oke-oke aja. Tapi gak perlu sampe menjelek-jelekkan. Toh tak ada harakah yang sempurna. Yang lebih baik ada..

7. Ketua Rohis yang Pacaran.

Menurut saya poin ini yang paling sangat bikin Kuesel berlapis-lapis. Kesalahan seperti ini gak bisa ditolerir. Makanya saya buat postingan khusus mengenai masalah ini.

Apalagi kalau Ketua Rohisnya gak mau ngaku kalau dia sedang berpacaran. Wah makin deh kita tambah kesel ke dia.

Beda cerita kalau anggota Rohis yang pacaran. Jangankan pacaran, yang terlibat Narkoba aja boleh jadi anggota Rohis karena keanggotaan Rohis tidaklah eksklusif.

Siswa yang maksiat saja boleh jadi anggota Rohis dengan syarat ketika dia menyandang anggota Rohis dia mau komitmen sedikit demi sedikit memperbaiki dirinya dan tidak menularkan kebiasaan buruk ke anggota Rohis lainnya. Dan juga dia harus rela tidak dipilib jadi pengurus Rohis sampai dia mau bertaubat nasuha dengan sempurna.

Punya Pengalaman Lain?

Ini pengalaman saya pribadi. Apa kamu punya pengalaman lain yang menyebalkan dari seorang anggota Rohis? Bagaimana kamu melaluinya?