Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Golput Bukan Pilihan; Jegal Calon Pemimpin yang Dzolim!

Islam hadir dengan perintah amal makruf dan nahi munkar. Amal makruf kita menyeru kepada kebaikan. Nahi munkar mencegah orang lain berbuat munkar. Termasuk mencegah orang dzolim jadi pemimpin kita.

Surat al-imron 104 :

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.

Orang – orang yang memusuhi islam sih gak pernah masalah dengan kita yang selalu mengajak kepada kebaikan. Tapi mereka paling gak suka giliran kita ingin mencegah kepada kemunkaran. Mereka akan kerahkan segala cara agar umat islam takut mencegah kemunkaran.

Satu cara yang paling efektif untuk mencegah umat islam mencegah kemunkaran adalah dengan menghadirkan pemimpin yang pro kemunkaran. Pemimpin yang munkar bisa dengan mudah membungkam aktivis islam. Mereka akan memenjarakan siapa saja yang menolak kemunkaran dengan perangkat aturan dan kekuatan “penegak hukum”.

Mereka bisa seenaknya menuduh aktivis islam teroris, fundamentalis, ekstremis dan jadikan aktivis islam common enemy tanpa argumen yang benar.

Jadinya dakwah dan majelis taklim dicurigai. Aktivis ditangkap. Khutbah jumat dibatasi. Speaker mesjid dipermasalahkan. Situs islam dibredel. Dan Rohis dicap sebagai teroris.

Semua dilakukan secara legal dan didukung peraturan yang mereka buat sendiri. Mereka punya power untuk memberangus seruan nahi munkar kita.

Mereka kata-katai kita goblok, bangsat, dan bego. Mereka hancurkan mesjid-mesjid kita. Mereka larang masyarakat mengikuti dakwah kita dan hukum negara ini tidak berarti apa-apa di hadapan mereka.

Mereka modali pabrik minuman keras. Mereka bolehkan prostitusi dan judi. Mereka dukung perayaan natal dan tahun baru dan melarang pawai takbiran. Mereka permasalahkan umroh dan haji dan suruh kita bantu negara dengan uang haji kita.

Pemimpin munkar selalu cari cara dan alasan untuk mengunci mulut-mulut kita dan menghancurkan agama kita. Mereka obral janji sebelum mereka terpilih, dan pura-pura lupa setelah kursi jabatan telah mereka duduki.

Masih Golput? Pikir Lagi!

Okelah misalnya dari calon kepala daerah gak ada yang sesuai dengan standar pemimpin yang kamu pilih. Tapi bukan berarti kewajibanmu selesai dengan gak milih sama sekali.

Mencegah kemunkaran dari pemimpin terpilih juga jadi bagian dari kewajiban kita. Pelajari baik-baik semua kandidat dan tandai calon-calon “stabilo merah”. Misi kita berubah, dari memilih calon pemimpin terbaik ke mencegah pemimpin dzalim terpilih. Sebab suka tidak suka, kedzaliman ataupun kecerobohan yang dibuat pemimpin juga akan berdampak ke kehidupan kita.

Pilkada udah tinggal hitungan bulan. Yuk luangkan energi sejenak untuk pelajari calon-calonnya. Dan putuskan yang terbaik diantara yang ada meski dia tidak sebaik yang kita harapkan.

Sudah punya pilihan?

Apa kamu sudah punya pilihan untuk polkada di daerahmu? Siapa saja calon-calonnya? Kenapa kamu milih dia?