Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Generation Z

Jika kamu saat ini berusia sekitar 13 sampai 20 tahun, selamat kamu termasuk dalam masyarakat generasi Z! Apa itu generasi Z? Nah kali ini kita akan bahas tentang generasi paling update, modern, nan canggih yang ada di dunia. Generasi Z adalah salah satu kelompok generasi dari pengelompokan demografis di mana dalam satu kelompok demografis tersebut memiliki karakter yang mirip dan antar generasi memiliki perbedaan yang cukup signifikan karena dipengaruhi oleh perkembangan zaman (teknologi, sosial, ekonomi, dll.). Para peneliti menyepakati mereka yang termasuk dalam generasi Z adalah mereka yang lahir pada tahun 1995-an sampai 2000-an. Apa karakter unik dari generasi Z? Apa bedanya dengan generasi sebelumnya? Mari kita lihat terlebih dahulu seperti apa generasi-generasi sebelumnya.

Beberapa generasi sebelum generasi Z ada yang disebut dengan Baby Boomers, Generasi X, dan Generasi Y / Millenial. Secara ringkas, masyarakat yang lahir setelah tahun 1946 disebut Baby Boomers, sedangkan mereka yang lahir setelah tahun 1964 termasuk dalam Generasi X, dan bagi yang lahir setelah tahun 1980 sampai sekitar tahun 1990an disebut generasi Millenial. Generasi Baby Boomer tumbuh dewasa tanpa teknologi canggih di sekitarnya, berkomunikasi dengan tatap muka dan melalui surat membuat mereka memiliki kemampuan membangun hubungan interpersonal yang sangat baik. Mereka baru menggunakan handphone dan teknologi lainnya saat mereka tua, itu pun digunakan sebagai alat penunjang produktivitas mereka di masa tuanya. Salah satu ciri khas mereka adalah pekerja keras dan sangat mengedepankan pekerjaannya. Berbeda dengan Baby Boomer, Generasi X yang saat ini berusia sekitar 35-50 tahun sangat memperhatikan keseimbangan hidup antara pekerjaan dan kehidupan di luar pekerjaan (keluarga, teman, dll.). Hal tersebut dilakukan karena mereka merasakan dampak dari orangtua mereka yang terlalu fokus pada pekerjaan daripada keluarga.

Generasi berikutnya adalah Generasi Millenial yang saat ini berusia 20an awal sampai 30an tahun. Millenial merupakan generasi yang semangat akan inovasi baru, membangun startup, dan melakukan pekerjaan yang berbeda warna dengan Baby Boomer dan Generasi X, yaitu bekerja lebih cerdas, bukan lebih keras. Mereka dibesarkan oleh orang tua yang menilai anaknya sebagai partner bukan sekadar dibilangin mana yang benar dan salah. Mereka sangat mengandalkan gadget canggihnya dan kompetitif untuk meraih kesuksesan dalam urusan apapun. Terlalu berlebihan dalam menggunakan gadget canggih tersebut berdampak pada banyaknya millenial yang lemah dalam menjaga hubungan interpersonal, mendapat tekanan sosial untuk segera sukses, dan tak jarang yang merasa depresi dan kesepian.

Hal signifikan yang dialami generasi Z yang membuat mereka berbeda dari generasi-generasi sebelumnya adalah mereka sudah mengenal, bahkan terikat dengan teknologi canggih sejak masih anak-anak. Mereka tumbuh dengan smartphone yang bisa mengakses informasi dan hiburan sesuai keinginan mereka dengan instan. Sosial media menjadi sumber informasi dan hiburan mereka. Keterikatan mereka dengan gadget membuat mereka memiliki karakter sebagai berikut.

Pertama, generasi Z memiliki fokus yang lemah. Banyaknya informasi yang diterima dan terus terupdate menuntut generasi Z untuk memproses informasi lebih cepat. Cepatnya memproses informasi tersebut melemahkan atensi atau perhatian mereka terhadap keseluruhan informasi yang diterima. Kedua, generasi Z merupakan multi-tasker yang baik. Banyaknya teknologi yang mempermudah berbagai aktivitas sehari-hari membuat mereka dapat melakukan lebih banyak hal dalam 24 jam sehari dibandingkan dengan generasi-generasi sebelumnya. Ketiga, generasi Z memulai segalanya lebih awal. Mereka bisa mempelajari segala hal yang mereka inginkan sejak awal dan hal ini membuat mereka lebih mandiri dalam berbagai hal sejak awal, jika memang mereka menginginkannya. Keempat, generasi Z memiliki keinginan yang tinggi untuk membangun usaha atau bisnis sendiri di masa depan. Faktanya, dalam salah satu survey menunjukkan 72% remaja ingin memulai bisnis suatu hari nanti. Hal tersebut juga akibat dari terhubungnya mereka dengan dunia luar melalui teknologi canggih yang dimilikinya. Karena terhubungnya dengan internet sejak awal, mebuat mereka terhubung dengan dunia lebih awal dan memicu mereka untuk berpikir dan berinteraksi/berteman secara global. Memiliki teman lintas negara sangat dimungkinkan. Terakhir, fakta yang cukup menarik juga adalah berdasarkan salah satu survey menunjukkan bahwa 40% dari generasi Z menilai dirinya sendiri memiliki adiksi atau kecanduan akan digital device, meskipun dalam dunia psikologi sebenarnya masih diperdebatkan apakah kecanduan akan teknologi termasuk dalam gangguan psikis atau bukan.

Perlu diketahui bahwa gambaran setiap generasi tersebut merupakan gambaran umum dan sangat mungkin berbeda dengan yang teman-teman rasakan. Generasi Z yang memiliki keunggulan dibandingkan generasi sebelumnya sebagian besar adalah anak remaja di mana 10 sampai 20 tahun lagi generasi Z yang akan menggantikan posisi-posisi penting di berbagai sektor kehidupan yang saat ini dipegang oleh generasi X. Potensi tersebut akan semakin baik bila kelemahan generasi Z sudah ditangani sejak saat ini. Salah satu kelemahan generasi Z mungkin sama seperti generasi Millenial, mereka kurang mampu dalam berhubungan interpersonal dikarenakan terlalu sering mendapat hal yang diinginkan dengan instan dan terlalu sering bersosialisasi melalui internet, jarang berinteraksi tatap muka. Masa remaja sebagai masa pertemanan menjadi momen yang penting untuk mengembangkan kemampuan interpersonal generasi Z. Memiliki lingkungan pertemanan atau peer-group yang baik memang menjadi peran penting dalam perkembangan remaja, karena kebanyakan remaja akan mengikuti teman-teman terdekatnya. Oleh karena itu, dengan berbagai keunggulan kalian sebagai generasi Z sebaiknya juga memperhatikan bagaimana kualitas pertemanan kalian sejak remaja.

 

Sumber: www.huffingtonpost.com, www.psychologytoday.com, www.wikipedia.com

Leave a reply