Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Generasi Qur’ani Bersama Rohis SMAN 10 Yogyakarta

Hari ini, 18 Oktober 2015, masih dalam sepuluh hari pertama di bulan Muharram, di adakan acara tabligh akbar di Masjid UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Tabligh akbar ini di adakan oleh Rohis Ulul Albab, SMA Negeri 10 Yogyakarta. Pada kegiatan kali ini mereka mengangkat tema “Mewujudkan Generasi Qur’ani Masa Kini dan Masa Mendatang. Dengan menghadirkan penceramah dari luar kota Yogya, yaitu ustad Akbar Nazary Muhammad serta Hannan, Mannan dan Ihsan (kembar 3). 

Acara yang di mulai pada jam 8.15 ini di buka dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an oleh Ibnul Mubarok dan sari tilawahnya oleh Dika Riski Utami, yang membacakan Al-qur’an surah Al-maidah ayat 101-104.

“Diadakannya kegiatan ini agar generasi muslim SMA Negeri 10 Yogyakarta ini setia pada kitab ALLAH, salah satunya adalah dengan memperbanyak frekuensi membaca Al-qur’an. Memperbanyak mempelajari isi atau kandungan Al-qur’an, yang InsyaALLAH pada saatnya kalian bisa mengajarkannya. Kegiatan tabligh akbar ini juga berkaitan dengan visi SMA Negeri 10 Yogyakarta, yaitu mewujudkan generasi beriman, berilmu dan berakhlak mulia”, harapan Drs. Basuki, selaku kepala sekolah SMAN 10 Yogyakarta, saat dimintai kata sambutannya.

Acara rohis ini terselenggara dengan di sponsori oleh alumni SMAN 10 Yogyakarta, The Cube Hotel Yogyakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Masjid Al-hidayah Yogyakarta dan BAZNAS Yogyakarta, sebagaimana yang di jelaskan oleh Irfan Hidayatullah, selaku ketua panitia.

“Kegiatan ini untuk menumbuhkan kembali kesadaran akan pentingnya Al-qur’an dikalanganpelajar”, tambahnya.

Harapan lain juga disampaikan oleh Herison, selaku perwakilan alumni SMA Negeri 10 Yogyakarta yang berharap sepulang dari menghadiri tabligh akbar ini, para hadirin bisa mengambil sesuatu ilmu yang bisa dibawa pulang dan pastinya untuk diterapkan.

Setelah penyampaian sambutan dari tiga orang di atas, agenda selanjutnya pun masuk ke acara inti, yaitu diskusi agama yang pada sesi pertama ini dipimpin oleh ustad Akbar Nazary Muhammad. Di awal pembicaraan, Akbar Nazary mengajak hadirin untuk bersama-sama mengirimkan Al-fatihah untuk masyarakat di pulau Sumatra dan sebagian Kalimantan, yang saat ini sedang ditimpa musibah kabut asap. Selanjutnya, ustad lulusan Kairo ini membahas bagaimana membangun generasi Qur’an bersama pemuda.

“Al-qur’an itu jangan hanya dibaca, tapi harus dipraktekkan juga isinya, terutama bagi para pemuda. Karena para pemuda itu adalah generasi yang akan meneruskan peradaban. Dan untuk itu, salah satunya yaitu dengan manajemen waktu. Sebagai generasi muda, harus bisa memanfaatkan waktu dengan maksimal, agar waktu yang dimiliki itu bisa produktif, tak hanya dihabiskan untuk hal yang sia-sia”, jelas Akbar Nazary.

Usai diskusi bersama Akbar Nazary, agenda selanjutnya yaitu diskusi bersama ustad kembar 3. Namun sebelumnya hadirin dihibur dengan penampilan dari tim nasyid Rohis Ulul Albab. Tim nasyid yang beranggotakan tiga orang muslimah ini tampil sangat memukau dengan alunan suara mereka nan merdu.

Diskusi selanjutnya dipimpin oleh tiga orang ustad kembar, yaitu Hannan, Mannan dan Ihsan.Mereka memulai diskusi dengan mengajak hadirin untuk bershalawat bersama. Tiga orang pemuda kembar yang merupakan brand ambassador Syaamil Qur’an ini adalah para hafidz muda. Mereka memberikan kunci sukses bagi para pemuda, yaitu: (1) libatkan ALLAH dalam setiap langkah, (2) jangan jauh-jauh dari Al-qur’an, (3) sayangi orang tua.

Di tengah-tengah diskusi, tiga ustad kembar ini juga menghibur hadirin dengan penampilan nasyid mereka.

Selesai diskusi dan penyerahan souvenir dari panitia untuk para pemateri, kegiatan tabligh akbar ini pun ditutup dengan penampilan dari tim nasyid Rohis Ulul Albab.

Kegiatan tabligh akbar yang diadakan oleh rohis SMA Negeri 10 Yogyakarta ini tak hanya dihadiri oleh siswa-siswi SMA, tapi juga masyarakat umum dari berbagai kalangan. Sehingga Masjid UIN Sunan Kalijaga pun dipenuhi oleh para jamaah yang antusias dengan materi-materi diskusi dari para ustad tadi.

Semoga kedepannya banyak pemuda yang tergerak hatinya untuk mengadakan kegiatan-kegiatan positif dan membangun  seperti halnya yang dilakukan oleh para pemuda dari rohis SMA Negeri 10 Yogyakarta ini.

http://www.kompasiana.com/yunilathifah/