Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Cara Agar Tilawah Al-Qur’an Selezat Pizza dan Seseru PES

Siapa yang gak kenal makanan paling termahsyur dari Italia bernama pizza itu? Kelezatannya bikin kamu pingin lagi, lagi dan lagi…

Remaja cowok mana yang gak kenal game sepakbola paling favorit PES di platform PC dan playstation itu? Saking ramenya kamu jadi lupa waktu dan berlalu begitu saja..

Sekarang kamu juga bisa bikin tilawah Al-Qur’an selezat pizza dan seseru PES lho!

Bagi kebanyakan orang tilawah quran terasa jenuh dan membosankan. Sebabnya bisa jadi tajwidnya kurang lancar, atau memang jarang berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Tapi, gak selalu itu sebabnya. Ada juga yang sudah lancar tajwidnya dan sudah sering tilawah qur’an tetapi tak kunjung jua bisa merasakan kenikmatan ketika menjalaninya. Gejalanya bisa kelihatan dari seberapa istiqamah kamu bisa tilawah 1 juz per harinya. Kalau masih bolong-bolong itu pertanda kamu belum bisa menikmati tilawah Al-qur’an

Tips merasakan lezatnya Al-Qur’an.

1. Bacalah Qur’an dalam keadaan perut kosong.

Bagusnya dalam kondisi shaum atau sebelum sarapan. Alasannya lebih kepada aspek fisiologis tubuh kita. Perut yang kosong akan memberi ruang lebih pada paru-paru untuk menghirup udara lebih banyak. Jadinya kamu bisa lebih banyak membaca ayat alqur’an dan lebih panjang.

Perut yang sudah terisi apalagi sesudah kenyang makan membuat kamu sulit mengatur nafas ketika tilawah. Alhasil kamu bakal lebih capek dan ngos-ngosan ketika membaca Al-Qur’an.

2. Jadikan halaman qur’an sebagai patokan membaca, bukan tebal qur’an atau bilangan juz.

Biasanya saat kita tilawah kita suka curi-curi ingin tahu berapa lembar lagi menuju satu juz. Ada yang mengetahuinya dengan cara melihat seberapa tebal sisa kertas bacaaannya. Ada juga yang melihat angka penanda juz. Kalau angka penanda juz sudah berubah, itu artinya kamu sudah tilawah satu juz.

Cara yang paling melegakan menurut saya adalah melihat halaman qur’an. Kalau kamu sedang dihalaman puluhan genap (1-9, 21-29,41-49 dan seterusnya) itu artinya kamu sedang mengkhatamkan setengah juz qur’an. Sebaliknya, kalau kamu sedang di halaman puluhan ganjil (10-19, 31-39, 51-59 dst) itu artinya kamu sedang menuju satu juz al-qur’an.

Saat kamu mencoba tilawah setengah juz al-qur’an kamu tidak akan merasa memakan waktu yang lama. Kamu bisa enjoy membacanya. Setelah itu ambillah jeda beberapa menit untuk mengistirahatkan mata dan lidah untuk kemudian melanjutkan setengah juz sisanya. Insya Allah dengan cara ini tilawah al-qur’an tidak jadi sebuah beban dan terasa sedaaap…

3. Gunakan qur’an sendiri

Ya, maksudnya bukan nyolong juga.. tapi jangan gunakan qur’an punya mesjid ketika kamu tilawah ke mesjid. Disamping kamu gak hafal batas terakhir (bookmark) dari tilawah, qur’an yang beda dari segi desain dan ukuran juga mempengaruhi mood kita dalam bertilawah.

4. Hindari qur’an digital

Bukan apa-apa.. tapi membaca perangkat smartphone dalam waktu lama bikin mata kita lelah. Alhasil kamu gak akan kuat untuk berlama-lama dengan Al-Qur’an.

5. Sudah punya hafalan belum?

Kalau kamu sudah punya hafalan qur’an itu akan jadi doping halal yang akan memberi daya gedor dalam tilawah qur’an kamu. Makanya gak heran ulama sekaliber imam syafii yang sudah hafal qur’an bisa khatam qur’an puluhan kali di bulan ramadan.

Challenge : Defeat yourself!

Selain tips-tips di atas ada tantangan yang perlu kamu lakukan  untuk memperlancar program tilawah ini. Kebanyakan adalah melampaui kemampuan diri. Coba sekarang tanyakan pada diri sendiri: “Berapa juz kemampuan saya dalam sekali tilawah?”.

Berapapun jawabannya, maka buat sebuah projek untuk memecahkan rekor itu. Misalnya dengan meluangkan sekian jam untuk tilawah nonstop sekian juz. Saya yalin kamu bisa melewatinya. Saat kamu berhasil melakukannya maka rencanakan projek lanjutan untuk meraih rekor baru.

Rekor tertinggi dan fenomenal adalah tilawah alquran nonstop 30 juz. Mungkinkah? Kamu gak bisa menjawabnya selain kamu mencobanya sendiri.

Apa kendalamu?

Kira-kira apa lagi kendalamu saat bertilawah? Adakah yang belum bisa terjawab dengan tips ini?

Semoga tilawahmu makin lezatoss.. mammamia.. dan bikin kamu lupa waktu.. 🙂