Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

“Bincang Mengenai Mahasiswa Baru disuguhi Tuhan Membusuk” Oleh @malakmalakmal

01. Dari kemarin udah berusaha nahan, sambil nunggu kereta bolehlah sy bahas dikit soal#FilsafatBusuk.

02. Bbrp hari yg lalu, suasana dibikin riuh oleh ulah segelintir mahasiswa Fak. Ushuluddin & Filsafat UIN SA, Surabaya.

03. Dalam acara penerimaan mahasiswa baru, muncul sebuah tema besar: “Tuhan Membusuk”. Jelas, banyak yg marah.

04. Ini mengingatkan saya pada peristiwa th 2004, persis 10 th yg lalu. Bagai deja vu.

05. Waktu itu, UIN SGD Bandung jd sumber kehebohan krn mahasiswanya berteriak lantang, “Anjinghu akbaar!”

06. Selain itu, konteks peristiwanya jg terjadi pada acara penyambutan mahasiswa baru. Deja vu lagi!

07. Nampaknya, memang ada upaya utk membuat kehebohan di hadapan para mahasiswa baru yg mungkin dianggap ‘polos’.

08. Bisa bayangkan nggak anak yg baru lulus SMA, ingin belajar agama, tiba2 ketemu makhluk ajaib berteriak “Anjinghu akbaar”?

09. Bisa bayangkan anak baru lulus SMA, ingin perdalam ilmu agama, tau2 disambut dgn spanduk “Tuhan Membusuk”?

10. Kemungkinannya dua: merasa jijik banget, atau nyemplung ikuti arus!

11. Opsi pertama (jijik bgt) cukup realistis, sayangnya utk remaja2 polos, opsi kedua (ikut arus) jg sangat mungkin.

12. Betapa banyak kenakalan remaja yg terjadi hanya krn alasan cari sensasi atau ikut2an. Ini bukan fenomena baru.

13. By the way, yg th 2004 lalu mengatakan “Anjinghu akbaar” adalah mahasiswa aqidah filsafat. #FilsafatBusuk

14. Mau tidak mau, muncullah pertanyaan: apa belajar filsafat memang merusak otak? #FilsafatBusuk

15. Saya tdk berminat membahas terlalu mendalam soal ini, krn mmg mengulasnya dlm sebuah buku. #FilsafatBusuk

16. Saya hanya ingin memperlihatkan kepada teman2 betapa konyolnya argumen yg diajukan utk membenarkan #FilsafatBusuk ini.

17. Sebagian mengatakan, misalnya, bhw “Tuhan Membusuk” itu artinya bukan Tuhan yg membusuk. (Confused? Yeah, me too!) #FilsafatBusuk

18. Ada yg bilang, yg membusuk itu adalah pemahaman soal Tuhan di kepala masing2 manusia. #FilsafatBusuk

19. Muncul anekdot: jika demikian, apakah “Jogja tolol” juga bisa dimaknai “pemahamanmu soal Jogja itulah yg tolol”? #FilsafatBusuk

20. Amat disayangkan, ada yg belajar filsafat tp ternyata tidak paham bahasa negerinya sendiri.

21. Inilah cara licik kaum relativis; semuanya dibilang relatif. Padahal, bahasa itu tergantung kesepakatan. #FilsafatBusuk

22. Karena kita sepakat menyebut tempat duduk kita sbg “kursi”, maka ia disebut “kursi”.

23. Jika muncul org dari antah berantah dan menyebut “kursi” sebagai “kucing”, maka akan terjadi kesalahpahaman yg parah. #FilsafatBusuk

24. Jadi masalahnya hanya salah paham? Nggak juga. Problemnya, mereka ini MENGAKU belajar filsafat. #FilsafatBusuk

25. Filsafat asal katanya dari “philosophia”, dua kata yg digabung jd satu dgn makna “pecinta kebijaksanaan”. #FilsafatBusuk

26. Marilah bertanya: apakah bijak menggunakan bahasa dgn mengabaikan kesepakatan? #FilsafatBusuk

27. Tanyakan lagi: apakah bijak menggunakan bahasa dgn cara yg sangat mungkin membuat org marah? #FilsafatBusuk

28. Tanyakan juga: apakah orang bijak akan melakukan hal2 kontroversial hanya utk cari sensasi? #FilsafatBusuk

29. Berkacalah pada insiden 2004: dimanakah kebijaksanaan dari kalimat “Anjinghu akbar”? #FilsafatBusuk

30. Apakah ada org bijak yg berdzikir dgn mengingat anjing??? #FilsafatBusuk

31. Filsafat bukanlah seni utk mencari pembenaran. Pokok keilmuannya bukanlah kebebasan, melainkan kebijaksanaan.

32. Org bijaksana justru tdk suka bertindak tanpa aturan, tanpa kaidah dan tanpa juntrungan.

33. Jika org belajar filsafat namun cara berpikirnya makin semrawut, bicaranya meracau dan wajahnya berantakan, itulah #FilsafatBusuk.

34. Filsafat memang mengerahkan logika manusia. Anehnya, di negeri ini org yg lemah logika ikut berfilsafat juga. #FilsafatBusuk

35. Sampai lulus kuliah S-1 dulu, saya cukup antipati thd filsafat. #FilsafatBusuk

36. Dalam pandangan sy dulu, org2 filsafat itu arogan, selalu bersikap seolah2 paling pintar, padahal nggak. #FilsafatBusuk

37. Pendapat sy baru berubah setelah ketemu ust. Adnin Armas, ust. Hamid F. Zarkasyi dan ust. Syamsuddin Arif.

38. Yg cara berpikirnya menjadi rusak adalah #mereka yg memang belajar #FilsafatBusuk.

39. Sementara org berfilsafat utk menemukan cara berpikir yg benar, #mereka berfilsafat utk membenarkan semua. #FilsafatBusuk

40. Maka, jgn heran kalau di dunia ini ada 2 jenis mahasiswa filsafat.

41. Pertama, yg berpakaian rapi, wangi, berpikirnya runut, bicaranya teratur, perilakunya sopan dst.

42. Kedua, yaitu yg pakaiannya lusuh, wajah spt jarang mandi, berpikirnya rusak, bicara berantakan, kelakuan ajaib dst. #FilsafatBusuk

43. Lalu mengapa ada #FilsafatBusuk yg justru berlawanan betul dgn ciri ‘pecinta kebijaksanaan’?

44. Ya, sebab praktik ilmu di dunia ini tergantung SDM-nya. #FilsafatBusuk

45. Jika jurusan2 filsafat diisi o/ pemuda2 terbaik negeri, maka akan muncul diskusi2 yg memikat. #FilsafatBusuk

46. Tapi kalau SDM-nya memang rusak, ya hasilnya cuma cari sensasi. #FilsafatBusuk

47. Ah, kalau cuma cari sensasi, apa perlu kuliah S-1? #FilsafatBusuk

48. Dari sinilah kita memahami bahaya yg ditimbulkan o/ para pengusung #FilsafatBusuk. Ini masalah kita bersama.

49. Semoga Allah SWT melindungi keluarga kita dari setiap pemikiran yg bersumber dari #FilsafatBusuk. Aamiin…

Leave a reply