Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

BBM naik buat negara bego! vs Gua kesusahan bego!

Jadi siapa yang bego?

BBM itu udah naik beberapa kali. Tapi kayaknya naik yang dramatis itu terjadi pada saat-saat ini. Dulu juga pernah dramatis, saat Soeharto menaikkan harga BBM. Rupanya kebijakan Soeharto ini berujung pada pelengseran Soeharto setelah 32 tahun menguasai Indonesia.

Kenapa saya bilang lebih dramatis sekarang? Karena pada masa Soeharto konflik yang terjadi bersifat vertikal yaitu antara penguasa dengan rakyat. Kalau sekarang, vertikal PLUS Horizontal juga.  Antar rakyat jadi terbelah dua kubu. Antara kubu mendukung BBM naik dan Kubu menolak BBM naik.

Saking dramatisnya, kata-kata kasar seperti bego, tolol dan dan kawan-kawannya kini sering muncul di news feed FB atau komentar status FB seseorang. Sering juga muncul di timeline twitter kita.

Masyarakat Kita Sudah tidak Tahan Lagi

Logikanya gini. BBM naik sekali oke. Naik ke dua kalinya, baiklah. Naik untuk ketiga kalinya, hpfh tahan nafas. Naiiiikk teruus.. ya gak tahan juga.

Kalau dulu kemarahan hanya di tingkat elit politik, sekarang sudah merayapi di level masyarakat. Sebagian besar masyarakat kita masih sulit menahan diri dari kata-kata kasar. Jadinya keluar deh sumpah serapah dan debat melaknat di dunia maya.

Wajar atau Tidak?

Kalau kita bicara marah, saya juga marah. BBM naik saat harga minyak bumi turun?! Saya jelas marah. Tapi saya masih bisa bersabar karena kebutuhan masih tercukupi dengan penghasilan yang ada meski harus hemat di sana-sini. Tapi tidak dengan teman-teman saya yang gak seberuntung saya. Pendapatan mereka tidak meningkat. Sementara pembagian BLT juga tidak merata dan tidak tepat sasaran. Akibatnya ekonomi mereka terpuruk. Bingung hari ini mau makan apa. Susah mau ke pasar, ongkos angkot melanglang tinggi.

Orang bilang kesabaran ada batasnya. Sepertinya saat ini kesabaran rakyat sudah melewati batas. Kalau BBM naik sekali lagi saya ramal bakal meledak dan chaos dimana-mana. Apa itu yang diinginkan presiden mulia kita Joko Widodo?

Viking vs The Jak

Kondisi sekarang ini mirip perang tiada akhir Viking Persib vs JakMania. Antara kubu jokowers dan yang menolak BBM naik. Entah sampai kapan konflik ini akan berakhir. Kalaupun hari ini Joko widodo mundur dari jabatan presiden, konflik ini kayaknya bakal terus meruncing bukannya berakhir.

Solusinya?

Ini masalahnya kompleks dan bukan kapasitas saya membahas jalan keluar dari masalah pelik ini. Saya hanya berharap semua orang menjalankan perannya dengan baik. Presiden mengevaluasi kebijakannya, wakil rakyat mengkritisi presiden dan mentri ,  penegak hukum berani menindak siapapun yang melanggar hukum dan kita sebagai anak Rohis berikhtiar yang kuat agar siap mengelola negara ini di masa depan kelak.

Jangan terprovokasi oleh kubu tertentu dan tetaplah berfikir jernih. Doakan yang terbaik untuk negri ini. Ingatlah kisah Para Nabi, mereka diturunkan ke sebuah masyarakat yang rusak tatanan masyarakatnya. Tugas merekalah memperbaiki masyarakat itu dengan cahaya Islam.

Berdoa dan berusaha. Oke?