Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Bagaimana Menyikapi Ketua Rohis yang Pacaran

Dia sholeh. Dia good looking. Dia berkharisma. Oh my god. Gue gak nyangka. Ketua rohis gue pacaran!

Ok langsung aja. Ketua Rohis di sekolah gue pacaran. Gue sebagai bawahannya kesel banget! Sebagai seorang ketua rohis harusnya dia tuh kasih teladan yang baik buat bawahannya. Pacaran dilarang dalam islam. Dan harusnya dia tahu itu!

Dulu waktu hearing dia dapet dukungan terbesar karena hafalan qur’annya 3 juz. Tampangnya juga oke. Mungkin keturunan nabi yusuf. Tapi gua gak tahu kejadiannya bakal separah ini! Gua pikir dia bisa tawadhu dengan kelebihan di wajahnya. Masya allah, Setan berhasil menjatuhkan keyakinan dia.

Keteledoran Tarbiyah

Harusnya resiko ketua Rohis bisa terjangkit virus merah jambu sudah bisa terendus jauh-jauh hari sebelum dia terpilih. Harusnya murobbi dia tahu itu! Orang yang paling dekat dengan anak Rohis tentu murobbinya. Kenapa murobbi ketua Rohis gua bisa teledor? Bisa jadi mungkin mentoringnya udah gak sehat. Bertemu udah gak rutin seminggu sekali, atau ruhiyah jarang dimonitor. Jadinya blunder kayak begini.

Murobbi dia harusnya segera menegur. Secara dia adik mentornya. Tanya kenapa bisa-bisanya dia menjalin kasih dengan seorang akhwat. Dan gak ada alasan syar’i ketua Rohis itu pacaran. Gak ada istilah pacaran islami. Yang syar’i ya ketua Rohis gua mau menikah dalam waktu dekat. Tapi itu almost impossible.. gak ada alasan lain. Pacaran itu maksiat. Titik!

Bahas di Majlis Syuro

Saat kondisi genting melanda Rohis, maka patut dibahas di Majelis syuro. Majelis syuro berisi berbagai elemen Rohis seperti alumni, perwakilan kelas satu, dua dan tiga, juga bisa melibatkan guru agama. Minta pendapat masing-masing pihak, apa yang uang seharusnya dilakukan menindaklanjuti perkara ketua Rohis gua yang pacaran ini.

Salah satu solusi terberat yang diambil adalah mengganti ketua Rohis. Tapi keputusan ini gak menyelesaikan masalah. Masalah utama sebenarnya adalah bagaimana agar ketua Rohis gua ini bisa tobat. Berhenti dari pacaran, meskipun tidak lagi menjadi ketua Rohis. Tapi emang gak gampang sih nasehatinnya. Butuh waktu sama doa yang banyak.

Gimana Pendapat Lu?

Kalo lu di posisi gua, apa yang bakal lu lakuin? Gua butuh masukkan banget nih. Gua yakin masalah ini gak cuman ada di Rohis gua aja. Rohis lain kayaknya ada juga masalah kayak gini. Jadi bisa gua bilang ini bencana nasional juga wkwkwk..