Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

Adab Mengantre Bagi Muslim by: @IslamDiaries

1. Bismillah. Assalamu’alaikum. Kesel gak kalo tiba tiba ada yang nyelak antrian. Sebenernya, Bagaimana sih Seorang Muslim Mengantre?

2. Kata orang, menunggu adalah aktivitas yg paling membosankan. Sayangnya, menunggu seakan telah menjadi sebuah keharusan dalam hidup kita.

3. Ada sebuah kaidah dlm hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau bercerita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda,

4. “Siapa yang memanfaatkan lahan yang tidak ada pemiliknya maka dia paling berhak atasnya.”

5. Lalu Urwah pun berujar, “Umar menerapkan hal ini di masa pemerintahannya” (HR. Bukhari: 2335)

6. Dari hadits diatas bisa disimpulkan pada saat mengantre, maka yg didahulukan adalah yg pertama datang untuk mengantre, lalu setelahnya.

7. Tidak berhak bagi seorang pun menyerobot antre karena tindakan itu adalah perbuatan zalim.

8. Merebut hak orang lain tanpa ridha darinya, berdasarkan kaidah di atas.

9. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melarang seseorang menyuruh orang lain pindah dari tempat duduknya lantas duduk menempatinya,

10. Karena itu adalah hak orang lain tersebut, bukan haknya. Begitu juga dalam masalah antre.

11. Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalllam, beliau bersabda,

12. “Tidak boleh bagi seseorang menyuruh orang lain berdiri atau pindah dari tempat duduknya lalu ia duduk di tempatnya” (Muttafaqun ‘alaih)

13. Mari menjadikan aktifitas antre bukan aktifitas yang sia-sia belaka:

14. 1. Hendaklah antre dianggap sebagai ajang untuk melatih kesabaran dan pengendalian diri.

15. Pertanyaan yang mungkin penting, bagaimana caranya agar kita bisa bersabar? Caranya adalah dengan membiasakan diri bersabar.

16. Cara lainnya adalah dengan menyadari bahwa ini merupakan bagian dari takdir Allah yang harus kita terima.

17. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menggambarkan kondisi ini dalam sabdanya

18. “Sungguh menakjubkan urusan seorang muslim karena semua urusannya baik baginya & tidaklah hal itu terjadi kecuali pada diri org mukmin.

19. Apabila ia mendapatkan sebuah kesenangan ia bersyukur dan itu baik baginya.

20. Apabila ia ditimpa kesusahan maka ia bersabar dan kesabaran itu baik pula baginya.” (HR. Muslim).

21. Manfaatkan waktu menunggu giliran Anda untuk memperbanyak tabungan akhirat.

22. Coba pergunakanlah waktu menunggu itu untuk berzikir, membaca Al Qur’an, membaca buku-buku atau kegiatan yang bermanfaat lainnya.

23. Supaya waktu luang nya saat mengantre terus dipergunakan. Dalam sebuah hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

24. Ada dua nikmat yang kerap kali dilalaikan oleh banyak manusia: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).

25. Nah… isi waktu luang ini bisa dipergunakan dengan baik, bisa jadi akan banyak kebaikan yg dapat kita raih.

26. Patuhilah aturan yang berlaku dan tertiblah saat menunggu giliran.

27. Jangan nyelak… Tidak halal bagi seorang muslim mengambil hak orang lain tanpa seizinnya.

28. Jika kita terjepit sebuah kebutuhan yang mengharuskan kita mendahului para pengantre di depan, maka mintalah izin kepadanya.

29. Jika diizinkan, maka silakan mendahuluinya. Jika tidak, maka bersabarlah dan itulah yang terbaik untuk kita.

30. Jadikanlah proses menunggu kita tersebut sebagai sebuah perenungan besar.

31. Dengan mengantre ini kita jadi mengetahui bahwa kita tidak lebih baik dari orang lain.

32. Kita mempunyai hak yang sama dengan para pengantre lainnya. Ini akan mengikis noda-noda kesombongan yang bercokol di dalam hati.

33. Semoga bisa bermanfaat bagi kita semua. Diambil dari artikel @muslimindo.

34. Ingatlah bahwa dalam setiap situasi ada hikmah indah yang bisa diambil oleh seorang muslim apabila ia renungkan. Assalamu’alaikum.

Leave a reply