Jalan Mayang Asih Cijambe, Bandung Indonesia
+62 856-2426-2945

10 Hal yang Bisa Kamu Lakukan sambil Menunggu Dilamar Ikhwan Idaman

Bagikan, insya Allah jadi amal kebaikan

Rata – rata para akhwat mulai kuliah umur 18. Lulus umur 23. Sebagian ingin segera menikah, sebagian ingin menunda pernikahan.

Sayangnya bagi yang ingin segera menikah tidak serta merta dilamar oleh lelaki idaman. Jadinya jayus. Harapan kegantung. Bete..

Tapi tetep gak mau pacaran, karena pacaran itu gak berkah dan menghabiskan waktu dan uang aja. Dont be sad ukhti. Kamu bisa coba 6 cara agresif akhwat dalam mencari jodoh. Sambil menunggu hasil dari berbagai ikhtiar, kamu bisa mengisi waktu dengan 10 hal positif dan produktif berikut ini…

1. Jalan – jalan

Bete gak sih, ngeliat newsfeed facebook sama instagram isinya foto afterwedding teman atau honeymoon mereka? Ini saatnya kita jauh dari sosial media dan berkelana sendirian sesuka hati! Di Indonesia banyak tempat emejing yang bisa bikin air liur kita ngalir dan bikin lidah melel-melel. Ada yang murah ada juga yang butuh rogoh kocek dalam-dalam. Tapi, kita jalan-jalan kan sendirian ini, jadi banyak venue yang bisa kita kunjungi untuk sekedar mentafakuri ciptaan Allah SWT.

2. Luangkan waktu untuk mendalami hobi

Bisa dari membaca buku, membuat papercraft, ngumpulin prangko atau masak cupcakes kreasi sendiri. Kegemaran kita pada sesuatu bisa menyelamatkan kita dari stres yang gak produktif. Ini saatnya kita duduk asik di kamar dan bikin sesuatu yang wow bingits!

3. Merawat tubuh

Umur 20-an emang pas banget buat diisi dengan kegiatan merawat tubuh seperti mandi sauna, nge-gym atau extreme sport. Katakan pada diri kamu sendiri : “I Love Sweating!” 

4. Tinggal Sendirian

Entah itu emang kamu tinggal di rumah baru, atau kamu merantau ke negri orang, kamu belajar merawat dan mengatur semua kegiatanmu sendirian. Kata orang, salah satu pelajaran hidup terbaik bisa didapat saat kita hidup sendirian. Meskipun hanya sebulan saja. Cobalah hal ini setidaknya sekali dalam hidup sebelum nanti kamu senantiasa merawat suamimu kelak.

5. Cari Pekerjaan yang Kamu Suka

Resign dari pekerjaan yang ngebosenin dan rutinitas banget. Apply pekerjaan yang kamu suka. Pekerjaan yang dilakukan dengan penuh cinta bisa memalingkanmu dari kebetean menunggu dilamar orang. Insya 4wl..

6. Menabung dan berinvestasi

Menabunglah untuk membeli sesuatu yang kamu idam-idamkan selama ini. Umroh, naik haji atau membangun sebuah perusahaan.
Saya yakin kalau didaftar, tentu banyak barang yang ingin kamu beli, sibukkan diri mencari uang dan memperbesar tabungan, hingga saatnya tiba kamu akan merasakan kepuasan saat membelinya. Ups, kamu juga bisa fokus menabung untuk persiapan pernikahanmu kelak.

7. Mempelajari Skill Baru

Ibarat pepatah, di atas langit masih ada langit. Isilah waktu dengan mempelajari skill baru. Yang paling utama adalah mempelajari Al-Qur’an dan bahasa Arab. Belajar Al-Qur’an ada tingkatan-tingkatannya. Yang paling dasar Iqro, kemudian dilanjut Tajwid, lalu tahsin. Jika bacaan sudah lancar, lanjut dengan menghafal Al-Qur’an dan membaca Tafsirnya. Saya kasih tahu satu rahasia ya. Ikhwan sholeh mencari akhwat yang hafalan Qur’annya banyak! Psst.. jangan dibocorin ya!

Skill – skill yang lain juga perlu kamu dalami misal mengendarai mobil, aplikasi komputer, dan lainnya.

8. Memelihara binatang peliharaan

Terkenallah sahabat Rasulullah Abu hurairah ra. yang gemar memelihara kucing. Sebab, Rasulullah berwasiat agar kita mau berkasih sayang dengan ciptaan Allah lainnya seperti hewan dan tumbuhan.

9. Menulis dan menjadi selebtweet

Menulis adalah pekerjaan yang mengasyikkan. Membuat cerita atau menulis kisah pribadi di blog bisa mengusir rasa jenuh berkepanjangan. Kalau kamu merasa gak bakat nulis panjang-panjang, kamu bisa gunakan tweeter yang sengaja membatasi tulisan hanya 140 karaktet saja per-tweet. Kamu bisa curahkan isi hati, ide dan pemikiran kamu, dan siapa tahu kisahmu menginspirasi banyak orang. Seketika kamu bisa jadi selebtweet!

10. Luangkan waktu untuk orang tuamu

Terakhir, tapi menurut saya ini yang paling utama. Temanilah hari-hari ibu dan bapakmu. Layani mereka dengan pelayanan yang terbaik. High class. Sebab, hidup mereka tidak akan lama lagi. Kemampuan mereka telah menurun. Ada kalanya mereka ingin mengucapakan betapa mereka membutukan bantuanmu, namun urung dikatakan karena menyadari betapa sibuk anak-anak mereka dengan pekerjaannya.

Dengarkan segala petuah mereka, sebab kita tahu, ridho Allah adalah Ridho orang tua. Jika orangtuamu meridhaimu, bukan tidak mungkin jodoh akan segera memdatangimu. Cayo!

2 comments

boleh nih dibritahukan buat saudara saya yng lagi ninggu jodohnya…
makasih nih artikelnya…

Lumayan untuk aku yang menunggu di lamar oleh jodoh

Leave a reply